Friday, December 14, 2012

Renungan Jumaat: Jadilah seperti pohon, guru!

Suatu ketika, seorang guru bertanya pada Mahagurunya, “Wahai Mahaguru, aku ingin menjadi guru yang sejati bagi anakku, juga bagi murid-muridku. Apakah Mahaguru memiliki pesan untukku, agar setiap kali mengajar aku akan selalu teringat pesan bijaksanamu?”

Sang Mahaguru terdiam sejenak. Lalu sambil tersenyum arif ia bertanya, “Apakah kamu pernah melihat pepohonan di sekitarmu?”

“Ya, tentu saja,” kata si guru.

Sang Mahaguru bertanya kembali, “Apakah kamu benar-benar melihat dan memperhatikan apa yang mereka lakukan?”

Si guru menggaru-garu kepalanya, “Setahuku mereka diam saja dan tidak melakukan apa-apa.”
Sang Mahaguru tersenyum lagi, ia mula  berpesan :

“Jadilah seperti pohon. Perhatikanlah, ia diam tak banyak bicara hingga kamu tidak menyadari apa yang dilakukannya. Padahal ia selalu memberimu udara untuk disedut. Lihatlah bagaimana ia memberi udara pada semua orang tanpa memandang apakah kamu miskin atau kaya. Atau apakah kamu lahir dari kelompok etnik tertentu. Ia memberi udara bagi semua orang tanpa memandang agama, ras dan suku
kaum. Apakah kamu bersedia membagi ilmumu untuk semua orang tanpa pilih kasih?”

“Jadilah seperti pohon. Ia tidak banyak berbicara tapi terus tumbuh membesar setiap hari. Jika sudah tidak bertumbuh lagi ia akan mati. Apakah  merasa akal minda dan jiwamu terus bertumbuh?”

“Jadi seperti pohon. Apabila sudah besar, ia akan menaungi siapa saja yang berada dibawahnya, tak peduli ianya manusia atau haiwan. Apakah kamu merasa dirimu sudah semakin besar dan menaungi apa saja yang berada dibawahmu?”

“Jadilah seperti pohon yang selalu menyejukkan, memperindah dan mempercantik tempat-tempat gersang. Apakah kamu merasa kehadiranmu telah membuat hati-hati yang gersang menjadi sejuk dan indah kembali?”

“Jadilah seperti pohon. Satu-satu kehidupan yang tumbuh ke atas dan berhasil melawan kuatnya graviti bumi. Apakah kamu merasa dirimu telah berhasil melawan kuatnya godaan dan cabaran akan terus bertumbuh menjadi manusia dan guru yang lebih baik dari hari ke hari?”

“Jadilah seperti pohon yang menyuburkan tanah di sekitarnya dan menyimpan air di bawahnya untuk kehidupan semua makhluk hidup lainnya. Apakah kamu sudah menyuburkan lingkungan sekitarmu?”

“Jadilah seperti pohon, seandainya sudah mati pun tubuhnya masih berguna bagi kesuburan tanah atau menjadi bahan binaan tempat tinggal yang bermanfaat bagi kehidupan manusia.Maka begitu jadilah guru yang baik biarpun kamu sudah tiada manafaat ilmumu tetap subur dan kamu sentiasa hidup dalam jiwa muridmu”


No comments:

Post a Comment