Mutiara Kota

MUTIARA KOTA
(dedikasi kepada adik Awang Kedah)

Tidak pernah terduga
oleh akal dungu manusia aku
akan tersadai ditepian jalan
sewaktu ngaum keributan
warga kota besar ini
mencari destinasi
sambil tersenyum
mengungkap simpati
di kamar hati

Di sini tiada saudara
Di sini tiada sahabat
Tapi di sini
Ada Tuhan Sekalian Alam.
Penakluk segala gerakhenti manusia
Lalu datang manusia comot
berhati putih sutra
menyapa senyum simpati
menghulur tangan empati
merungkai ujiduga yang
sedikit cuma

Di tengah lohong dan kawah keakuan
masih ada lagi permata
yang menyinar dari lubuk hati
ke maya diri semesta
kerana Tuhan masih lagi penakluk
dan memerintah di arasy
dengan maha pemurah
lagi mengasihani

Lara MN
Kuala Lumpur
4.00 petang
30 Mei 2013